YOGYAKARTA — Forum Jogja Damai (FJD) menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi di wilayah Yogyakarta.
Koordinator FJD, Hasanudin, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan aparat keamanan serta masyarakat di lokasi aksi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kericuhan dan menjaga Yogyakarta tetap aman dan kondusif.
Dalam aksi Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di kawasan Gondomanan, situasi sempat memanas setelah massa yang sebelumnya berencana melakukan orasi di kawasan Titik Nol Kilometer mendapat pemblokiran di perempatan Gondomanan.
Menurut Hasanudin, situasi tersebut kemudian menimbulkan ketegangan dan enam warga dilaporkan mengalami luka-luka. Setelah aksi di Gondomanan berhasil diblokade, massa kemudian bergeser menuju kawasan Tugu Yogyakarta.
“Target awal massa adalah melakukan orasi di Titik Nol. Namun, sesampainya di perempatan Gondomanan, aksi diblokade dan sempat terjadi kericuhan hingga enam warga mengalami luka-luka,” ujar Hasanudin.
FJD, lanjut Hasanudin, mengedepankan pendekatan persuasif dan koordinasi dengan berbagai pihak agar penyampaian aspirasi tidak berkembang menjadi tindakan yang mengganggu keamanan masyarakat.
Hasanudin menegaskan bahwa FJD menghormati hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kebebasan tersebut harus dijalankan secara tertib, damai, dan tidak anarkis.
“Silakan menyampaikan aspirasi, silakan demo, tetapi jangan sampai melakukan tindakan anarkis. Kalau sampai terjadi tindakan anarkis, FJD akan mengambil sikap untuk membubarkan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, peserta aksi, aparat keamanan, serta warga Yogyakarta untuk bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif.
“Mari kita cintai Jogja, kita jaga Jogja. Sampaikan aspirasi dengan sopan dan santun,” pungkas Hasanudin.
FJD menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan komunikasi dengan aparat maupun masyarakat guna mengantisipasi potensi kericuhan selama berlangsungnya kegiatan penyampaian aspirasi.
( Deny )













