SAMPANG||Cyberpers.id — Polemik dugaan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang merangkap jabatan di Kabupaten Sampang masih dalam proses klarifikasi dan administrasi. Hal ini terungkap setelah awak media melakukan konfirmasi langsung ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial beserta sejumlah staf diketahui sedang mengikuti rapat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang. Namun, setelah menunggu beberapa waktu, Erwin selaku operator PKH akhirnya memberikan tanggapan.
Menurut Erwin, berkas pengunduran diri pendamping PKH yang bersangkutan sebenarnya sudah ada. Namun, posisi berkas tersebut saat ini berada di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang.
“Untuk berkas pengunduran diri sudah ada, mas. Namun posisinya ada di Diskopindag Sampang, langsung saja ke sana,” ujar Erwin kepada awak media. Senin,(20/4/26)
Setelah awak media mendatangi kantor Diskopindag Sampang, Kepala Diskopindag juga diketahui sedang mengikuti rapat di Pemkab Sampang.
Pihak kantor kemudian meminta awak media untuk kembali datang keesokan harinya guna mendapatkan informasi lebih lanjut.
Sementara itu, Kepala Desa Pangarengan, Mohammad Aksan, menegaskan bahwa pihak yang bersangkutan telah menghadap dan dilakukan pembahasan terkait persoalan tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa surat resmi pengunduran diri masih menunggu hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dijadwalkan berlangsung dalam minggu ini.
“Yang bersangkutan sudah menghadap, sudah dirapatkan. Surat resminya masih menunggu RAT minggu ini sekaligus menunggu siapa penggantinya,” tegas Mohammad Aksan.
Hingga berita ini diturunkan, proses administrasi pengunduran diri masih berlangsung dan berbagai pihak terkait masih menunggu keputusan resmi hasil rapat yang akan digelar dalam waktu dekat.(Nurul)













