Parah!!!, Proyek Irigasi P3-TGAI Senilai 195 Juta di Desa Buker Sampang Ditemukan Pecah dan Retak Parah

 

SAMPANG,– Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Desa Buker jaya (Buker), Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek infrastruktur yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan nilai mencapai Rp195 juta ini dikerjakan secara asal-asalan.

Berdasarkan temuan di lapangan pada bangunan Daerah Irigasi (DI) Buker, kondisi fisik saluran irigasi tersebut sudah mengalami kerusakan berupa pecah dan retak di sepanjang jalur pengerjaan. Padahal, proyek yang dikelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Buker Jaya ini berada dalam lingkup pelaksanaan tahun anggaran 2026.

Dari papan informasi proyek yang tertera di lokasi, kegiatan ini berada di bawah kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, serta Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Brantas, dengan titik koordinat X: 113,1840E, Y: -7,1183S.

Kondisi fisik saluran yang retak dan pecah di sepanjang pekerjaan ini memicu kekecewaan mendalam dari warga dan petani setempat. Infrastruktur irigasi yang seharusnya menjadi penopang utama sektor pertanian agar air lancar mengairi sawah, justru dikhawatirkan tidak akan berumur panjang dan cepat ambrol akibat mutu bangunan yang sangat dipertanyakan.

Sampai saat ini, belum ada tindakan serius dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, serta Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Brantas.

Sehingga pemberitaan ini dinaikkan kembali karena dinilai ada pembiaran terhadap pekerjaan fisik yang sangat tidak layak untuk diserahterimakan. Warga bersama pegiat sosial mendesak pihak berwenang segera turun tangan melakukan audit serta mengevaluasi ulang kualitas pekerjaan tersebut demi menghindari kerugian negara yang lebih besar.

Pewarta : ROIKIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *