News  

Tiga Pelaku Curanmor Terobos Perumahan Indah Kapuk Pasuruan, Satu Motor Warga Raib

PASURUAN — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menghantui warga. Kali ini, kawanan pelaku berjumlah tiga orang nekat menerobos kawasan Perumahan Indah Kapuk, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (7/9/2026) dini hari.

Aksi tersebut terekam kamera CCTV milik warga. Dalam rekaman, tiga orang yang diduga pelaku terlihat masuk ke lingkungan perumahan dengan cara melompati pagar, kemudian bergerak mengamati sejumlah rumah yang terdapat kendaraan bermotor di bagian teras.

Tidak berhenti pada satu titik, kawanan tersebut diduga mencoba mengambil beberapa kendaraan. Dari rekaman CCTV, terlihat empat sepeda motor, masing-masing Honda Scoopy, Honda Beat, serta dua unit Kawasaki Ninja, sempat dikeluarkan dari lokasi parkir.

Namun, dari beberapa kendaraan yang menjadi sasaran, pelaku akhirnya hanya berhasil membawa kabur satu unit Honda Beat milik Dwi, warga perumahan tersebut.

Masuk dengan Melompati Pagar

Dari hasil penyelidikan awal, para pelaku diduga telah mengetahui situasi dan kondisi lingkungan perumahan. Mereka masuk dengan cara melompati pagar, kemudian menyisir sejumlah titik untuk mencari kendaraan yang mudah dibawa keluar.

Ironisnya, aksi tersebut berlangsung ketika kawasan perumahan memiliki sistem keamanan dan sejumlah akses masuk yang dijaga petugas.

Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno membenarkan adanya aksi pencurian tersebut. Menurutnya, para pelaku masuk ke kawasan perumahan dengan cara melompati pagar dan kemudian menjalankan aksinya di beberapa titik.

“Sebenarnya keamanan perumahan ketat, banyak pintu masuk yang dijaga, tapi pelaku sudah mengetahui lokasi sehingga aksinya lancar dan berhasil melaksanakan pencurian,” kata Joko, Rabu (9/9/2026).

CCTV Jadi Petunjuk Pengungkapan

Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Unit Reskrim Polsek Sukorejo terus mengumpulkan informasi, termasuk memeriksa rekaman CCTV serta meminta keterangan sejumlah saksi.

“Saat ini masih proses penyelidikan untuk mengungkap para pelaku,” jelas Joko.

Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting bagi kepolisian untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku, pola pergerakan, hingga kemungkinan jalur yang digunakan saat melarikan diri.

Kerugian Capai Rp20 Juta

Akibat aksi tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp20 juta. Sepeda motor Honda Beat yang dicuri diketahui baru dibeli korban sekitar satu tahun sebelumnya.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi pengelola perumahan dan masyarakat agar tidak menganggap sistem keamanan lingkungan sebagai jaminan mutlak terbebas dari aksi kriminal.

Pelaku diduga telah melakukan pengamatan terlebih dahulu terhadap kondisi lingkungan sebelum menjalankan aksinya. Karena itu, pengawasan terhadap akses keluar-masuk perumahan, patroli malam, penerangan lingkungan, serta pemantauan CCTV dinilai penting untuk diperkuat.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari. Warga diminta segera melaporkan keberadaan orang yang mencurigakan kepada petugas keamanan maupun kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas ketiga terduga pelaku dan memastikan keberadaan kendaraan yang berhasil dibawa kabur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *