Kulon Progo – Sebagai langkah konkret mengalihkan perhatian pelajar dari ketergantungan gawai (_gadget_), Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Kulon Progo resmi menggelar Binangun Basketball Championship 2026 di Lapangan Basket Akun-Akun Wates, Rabu (9/9/2026) sore. Kejuaraan tingkat SMA yang diikuti 8 tim ini dirancang sebagai pemantik utama dalam membangun fondasi pembinaan olahraga secara berjenjang sejak usia dini.
Fokus terhadap penyelamatan generasi muda dari dampak negatif gawai ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Kulon Progo. Pembukaan acara dihadiri langsung oleh Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, Wakil Bupati Ambar Purwoko, Kepala Balai Dikmen Heru Santoso, jajaran Perbasi, perwakilan Polsek Wates, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo.
Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua Perbasi Kulon Progo, Yohanes Ari Sulistyo, menegaskan pentingnya intervensi kegiatan fisik untuk membendung dominasi gawai pada kehidupan anak-anak saat ini. Ke depan, Perbasi berkomitmen memperluas jangkauan kompetisi hingga tingkat paling dasar.
“Sore hari ini kita sangat minim atlet dari generasi muda. Semoga setelah ini Perbasi bisa menjangkau tingkat SMP, SD, bahkan TK. Karena banyak adik-adik kita yang masih fokus pada _gadget_, sehingga lewat Perbasi mereka bisa mengolah potensi dan belajar tentang basket,” ujar Yohanes.

Yohanes menambahkan bahwa penguatan pembinaan sejak dini ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali ekosistem bola basket lokal, baik di lingkungan sekolah maupun klub-klub yang ada di Kulon Progo.
“Harapan kami semua untuk basket Kulon Progo ke depan, semoga pembukaan acara ini menjadi percontohan untuk sekolah maupun klub-klub di Kulon Progo untuk bangkit dan semangat lagi memeriahkan bola basket Kulon Progo,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Kulon Progo R. Agung Setiawan menyampaikan apresiasi tinggi atas kejuaraan ini. Menurutnya, memilih berolahraga ketimbang hanyut dalam aktivitas digital yang pasif adalah langkah besar dalam membentuk karakter dan kedisiplinan anak.
“Dalam hiruk pikuknya dunia maya, Kalian adalah anak-anak yang luar biasa hebat berani memastikan diri untuk pembentukan karakter dan mulai membentuk kedisiplinan dengan basket,” puji Agung.
Bupati juga menekankan agar ajang olahraga ini dimanfaatkan anak-anak muda untuk membangun persahabatan yang sehat serta menjauhkan diri dari potensi kenakalan remaja.
“Jadikan tempat ini sebagai wahana untuk kita saling bersahabat, bukan tercerai-berai. Berikan yang terbaik, tunjukkan prestasi terbaik, junjung sportivitas, dan jangan sampai ada gesekan yang menuju perbedaan dan kekerasan,” pesan Agung.
Manfaat positif dari olahraga fisik ini turut dirasakan langsung oleh para peserta di lapangan. Kaka, siswa kelas XI MAN 2 Kulon Progo, mengaku ajang seperti ini memberikan ruang aktivitas yang jauh lebih produktif dan menyenangkan.
“Turnamen ini sangat menyenangkan, bisa buat nambah pengalaman dan jam terbang, terutama buat saya pribadi dan teman-teman basket dari Kulon Progo. Harapannya ke depan basket Kulon Progo dapat lebih maju dan lebih berkembang lagi,” pungkas Kaka.
( Aiman).













