BANGKA BLITUNG ll buserinvestigasi,id – Usai menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh, momentum Idul Fitri 1447 H menjadi saat yang tepat untuk membuka lembaran baru. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LIN Bangka Belitung, Ahmad Bustani, mengajak seluruh umat Muslim untuk menjadikan hari kemenangan ini sebagai sarana saling memaafkan serta mempererat kembali hubungan persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikan melalui tim Humas DPD LIN Babel sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat dalam momen hari besar keagamaan. Ahmad menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai ajang memperkuat silaturahmi yang mungkin sempat renggang.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H 2026 M. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Ahmad, Kamis (19/3/2026).
Ia menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan antarsesama, serta kembali kepada fitrah setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Fitri seperti kebersamaan, kepedulian sosial, dan persatuan harus terus dijaga serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dinilai penting guna menciptakan masyarakat yang harmonis dan saling mendukung.
Sebagai sosok pemuda yang aktif di bidang sosial, Ahmad juga berharap perayaan Idul Fitri tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat. Ia turut mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali suci, serta diberikan kesehatan, keberkahan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan ke depan,” tambahnya.
Ucapan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Ahmad dalam membangun hubungan yang erat dengan masyarakat serta mendorong terciptanya kebersamaan yang lebih kuat di lingkungan sosial.
Dengan semangat Idul Fitri, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan demi kemajuan daerah serta kesejahteraan bersama.
(Humas DPD LIN Babel)













