Jakarta – Manajemen PLN Icon Plus resmi mengumumkan perombakan jajaran dewan komisaris dengan menambah sejumlah nama baru dari kalangan profesional dan politikus. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi perusahaan @pln.iconplus, Kamis (15/01/2026), sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia.
Perubahan ini menandai peningkatan jumlah komisaris secara signifikan. Jika sebelumnya, berdasarkan susunan per 26 Juni 2025, hanya terdapat tiga komisaris, kini jumlahnya bertambah menjadi delapan orang.
Sejumlah nama yang bergabung dalam jajaran baru ini antara lain politikus Taufik Basari, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Moh. Arwani Thomafi, mantan Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran Jimmy Rol Torar, eks anggota DPR dari Fraksi PKB Saifullah Ma’shum, serta Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM Kementerian HAM Nicholay Aprilindo.
Masuknya nama-nama tersebut dinilai mencerminkan upaya penguatan tata kelola perusahaan, sekaligus memperluas jaringan strategis di sektor teknologi informasi dan komunikasi yang menjadi fokus utama bisnis PLN Icon Plus.
Adapun susunan lengkap dewan komisaris PLN Icon Plus terbaru adalah sebagai berikut:
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Syamsul Huda
Komisaris: Tommy Darmadi
Komisaris: Rachman Ferry Isfianto
Komisaris: Taufik Basari
Komisaris: Jimmy Rol Torar
Komisaris: Moh. Arwani Thomafi
Komisaris: Nicholay Aprilindo
Komisaris: Saifullah Ma’shum
Langkah restrukturisasi ini diharapkan mampu memperkuat peran PLN Icon Plus sebagai subholding strategis di bawah PLN dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan pengembangan infrastruktur telekomunikasi nasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut terkait tugas spesifik maupun target kinerja dari masing-masing komisaris yang baru diangkat.













