Jelang Lebaran 1447 H, Stok Bahan Pokok di Sleman Dipastikan Aman

SLEMAN ( DIY ) – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dalam kondisi aman. Pemantauan stok dan harga terus dilakukan secara intensif di pasar rakyat maupun distributor

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Dwi Wulandari, menyampaikan , berdasarkan data Februari 2026 dari pedagang besar di pasar wilayah Sleman, sejumlah komoditas utama dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga setelah Lebaran, jelasnya Selasa ( 10/3)

Pemantauan harga juga dilakukan secara rutin di delapan pasar rakyat, yakni Pasar Sleman, Pasar Prambanan, Pasar Godean, Pasar Tempel, Pasar Pakem, Pasar Kalasan, Pasar Depok, dan Pasar Cebongan.

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar harga kebutuhan pokok relatif stabil. Komoditas seperti beras, gula pasir kemasan, minyak goreng kemasan premium, dan daging sapi tidak mengalami perubahan signifikan. Namun beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan tipis, seperti cabai rawit merah yang naik sekitar 5,76 persen, diikuti gula pasir curah 1,77 persen, Minyakita 1,32 persen, serta daging ayam ras 1,29 persen.

Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga, antara lain cabai merah besar yang turun hingga 8,74 persen, cabai merah keriting, bawang putih, serta telur ayam ras yang kini berada di kisaran Rp29.150 per kilogram.

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemkab Sleman melalui Disperindag melakukan berbagai langkah, antara lain pendampingan distribusi minyak goreng Minyakita bersama Perum BULOG dan ID FOOD, operasi pasar gula pasir sebanyak 9 ton bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, serta penyelenggaraan pasar murah di 16 titik selama Maret 2026.

Selain itu, Disperindag juga melakukan pengawasan terhadap barang rusak, kedaluwarsa, serta produk yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna berbahaya.

Pemerintah mengimbau para pedagang tidak melakukan penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga. Masyarakat juga diminta berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi bahan pokok tetap lancar selama Ramadan hingga Lebaran.

( Deny)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *