Soroti Krisis Demokrasi, Mahasiswa UII Serukan Perlawanan terhadap Penyalahgunaan Kekuasaan

 

YOGYAKARTA – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Poros Keadilan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (KM UII) menyuarakan kritik terhadap berbagai kondisi sosial, ekonomi, dan politik yang dinilai semakin membebani masyarakat. Seruan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap yang menekankan pentingnya menjaga demokrasi, supremasi hukum, dan keberpihakan negara kepada rakyat.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Muhammad Alamsyah, menilai masyarakat saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari meningkatnya beban ekonomi, terbatasnya lapangan pekerjaan, hingga kekhawatiran terhadap menyempitnya ruang demokrasi.

Mereka menegaskan bahwa negara seharusnya hadir untuk memberikan kepastian dan menjawab kebutuhan rakyat, bukan menghadirkan kebijakan yang dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat.

“Rakyat membutuhkan kepastian, bukan eksperimen kekuasaan,” demikian salah satu poin utama yang disampaikan dalam pernyataan tersebut, Senin ( 15/6).

Mahasiswa juga menyoroti pentingnya menjaga konstitusi dan memastikan setiap kebijakan publik tetap berpijak pada prinsip demokrasi serta kepentingan masyarakat luas. Menurut mereka, kritik yang disampaikan warga negara merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi dan tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman.

Selain itu, mereka mengingatkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan aspirasi masyarakat ketika muncul berbagai persoalan yang dinilai menyangkut kepentingan publik.

Dalam pernyataannya, Poros KM UII menyerukan agar seluruh elemen masyarakat terus mengawal jalannya demokrasi, menolak segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan, serta memastikan konstitusi tetap menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Aksi dan pernyataan sikap tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mendorong partisipasi publik dalam mengawasi kebijakan negara sekaligus memperkuat ruang demokrasi yang sehat dan terbuka.

Melalui seruan yang disampaikan, mahasiswa berharap pemerintah dapat lebih responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat serta mengedepankan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

( Dony )

📚 Artikel Terkait: