YOGYAKARTA – Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar rapat koordinasi di Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta, Jumat (31/7/2026). Rapat tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP GBN-MI DIY serta perwakilan pengurus DPN GBN-MI.
Dalam rapat tersebut dibahas persiapan pelantikan dan pengukuhan kepengurusan GBN-MI DIY yang dijadwalkan berlangsung pada awal September 2026, sekitar tanggal 5 September.
Ketua GBN-MI DIY , Heru Wintoko, menjelaskan bahwa pelantikan yang sebelumnya direncanakan pada Agustus terpaksa diundur dengan mempertimbangkan berbagai aspek demi kelancaran pelaksanaan.
“Pengunduran jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal agar pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan nantinya dapat berjalan dengan lancar,” ujar Heru.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) DPN GBN-MI dalam sambutannya menegaskan bahwa GBN-MI merupakan gerakan nyata yang bertujuan membangun Indonesia melalui semangat bela negara dan penguatan peran <a href="https://buserinvestigasi.id/polda-diy-gelar-doa-bersama-lintas-agama-wujud-komitmen-polri-perkuat-kerukunan-dan-kedekatan-dengan-masyarakat“>masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan pelantikan dan pengukuhan kepengurusan GBN-MI. Setelah itu, pelantikan akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah lainnya.
Selain itu, DPN GBN-MI berharap kepengurusan GBN-MI segera terbentuk di seluruh kabupaten dan kota di DIY agar program organisasi dapat berjalan lebih optimal.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya penguatan sosialisasi di bidang hukum. Untuk mendukung hal tersebut, DPP GBN-MI DIY diharapkan segera membentuk divisi atau lembaga yang bergerak di bidang perlindungan dan bantuan hukum bagi masyarakat.
DPN GBN-MI juga menekankan pentingnya publikasi berbagai kegiatan organisasi sebagai upaya memperkenalkan Gerakan Bela Negara kepada masyarakat luas serta meningkatkan partisipasi publik dalam mendukung semangat bela negara di Yogyakarta.
( Bowo/Deny ).













Responses (4)