LIN Papua Barat Daya Somasi Dua Media dan Kasi Intel Kejari Sorong soal Dugaan Berita Hoaks Puskesmas Aifat

SORONG  || buserinvestigasi.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Investigasi Negara (LIN) Papua Barat Daya melayangkan somasi kepada dua media serta seorang pejabat di Kejaksaan Negeri Sorong terkait dugaan penyebaran informasi yang dinilai tidak sesuai fakta mengenai kondisi Puskesmas Aifat, Kabupaten Maybrat.

Somasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD LIN Papua Barat Daya, Jackson Sambow, sebagai bentuk keberatan atas pemberitaan dan informasi yang beredar yang menurut pihaknya tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kami menantang pihak Kasi di Kejaksaan Negeri Sorong untuk membuktikan kebenaran informasi yang telah disampaikan kepada publik. Jika memang tidak sesuai fakta, sebagai aparat penegak hukum yang menjunjung integritas, seharusnya berani mengakui dan meminta maaf kepada masyarakat,” ujar Jackson dalam keterangannya, Selasa.

Jackson menegaskan, langkah somasi ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijalankan LIN.

Sebelum somasi kedua dilayangkan, pihaknya mengaku telah lebih dulu mendatangi Kejaksaan Negeri Sorong serta mengirimkan surat elektronik kepada dua media yang memuat pemberitaan tersebut.

Namun hingga saat ini, menurut Jackson, belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Kami sudah mencoba menempuh komunikasi yang baik dengan mendatangi langsung kejaksaan serta mengirimkan email kepada kedua media. Namun tidak ada respons. Ini menimbulkan pertanyaan, apakah kode etik jurnalistik masih dijalankan?” katanya.

DPD LIN Papua Barat Daya berharap somasi ini dapat menjadi momentum bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan klarifikasi terbuka kepada publik agar tidak terjadi kesalahpahaman informasi di masyarakat.

Publik berhak mendapatkan informasi yang benar dan sesuai fakta. Kami menunggu sikap ksatria dari pihak kejaksaan maupun media yang bersangkutan,” tegas Jackson.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Sorong maupun media yang disebutkan dalam somasi tersebut belum memberikan tanggapan resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *