GUNUNGKIDUL – Kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih ditunjukkan jajaran pengurus Satuan Tim Anti Kriminalitas (STAK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). STAK DIY menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kabupaten Gunungkidul.
Aksi kemanusiaan tersebut menyasar tiga kapanewon yang membutuhkan pasokan air bersih, yakni Kapanewon Gedangsari, Ngawen, dan Tepus. Total sebanyak 40 tangki air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Ketua STAK DIY, Sigit Susanto, yang akrab disapa Mbah Cemo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi kesulitan memperoleh air bersih.
“STAK tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga kami berusaha membantu meringankan beban warga,” ujar Sigit.
Menurutnya, bantuan air bersih tersebut didistribusikan secara merata di tiga wilayah. Rinciannya, Kapanewon Gedangsari sebanyak 15 tangki, Kapanewon Ngawen 15 tangki, dan Kapanewon Tepus 10 tangki.
Sigit berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan sedikit meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga. Ini adalah bentuk kepedulian STAK DIY kepada masyarakat Gunungkidul,” katanya.
Aksi sosial tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen STAK DIY untuk terus membangun kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat. Kegiatan kemanusiaan, kata Sigit, akan terus didorong sebagai bagian dari kehadiran organisasi di tengah masyarakat.
Dengan penyaluran bantuan tersebut, STAK DIY menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui aksi nyata, terutama ketika warga membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
( Deny/red)













