Warga Turun Tangan! Jalan Berlubang di Semanding Dibiarkan, Pemkab Tuban Dinilai Abai

Tuban, 4 Maret 2026 – Potret memprihatinkan kembali terjadi di Kabupaten Tuban. Jalan berlubang di wilayah Semanding yang telah lama dikeluhkan warga tak kunjung diperbaiki.

Setelah berulang kali memakan korban, masyarakat akhirnya bergerak sendiri melakukan perbaikan darurat dengan cara patungan.

Pada Selasa (4/3/2026), warga membeli semen dan material secara swadaya untuk menutup lubang yang dinilai sangat membahayakan pengendara.

Sejumlah korban sebelumnya dilaporkan terjatuh, bahkan ada yang mengalami patah tulang hingga cacat fisik akibat kondisi jalan tersebut.

Ironisnya, perbaikan ini bukan dilakukan oleh pemerintah daerah, melainkan diprakarsai oleh seorang warga bernama Ramal yang membeli material menggunakan dana pribadi.

Aksi tersebut kemudian diikuti warga lain dalam kerja bakti bersama.

Ketua DPC Lembaga Investigasi Negara Kabupaten Tuban, Muanthon, hadir langsung di lokasi dan menyaksikan gotong royong tersebut.

Ia menilai kondisi ini sebagai bentuk keprihatinan sekaligus bukti bahwa masyarakat terpaksa mengambil alih peran yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Jangan sampai pemerintah daerah terkesan tutup mata terhadap keselamatan masyarakat. Infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar, bukan sekadar proyek,” tegasnya di sela kegiatan.

Warga mempertanyakan respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Tuban dan instansi teknis seperti Dinas PUPR.

Jika dibiarkan berlarut-larut dan terus memakan korban, publik menilai hal ini sebagai bentuk kelalaian pelayanan dasar.

Aksi patungan ini menjadi tamparan moral bagi pemerintah daerah.

Di tengah berbagai program pembangunan yang digembar-gemborkan, fakta di lapangan justru menunjukkan masyarakat masih harus memperbaiki jalan dengan dana sendiri demi keselamatan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *