Madura – Lembaga Investigasi Negara (LIN) resmi memulai pengawasan terhadap proyek pembangunan Dapur Santri Nusantara di empat titik pondok pesantren di wilayah Madura. Pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan pelaksanaan program.
Ketua Umum LIN, Roby Irawan Wiratmoko, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan secara menyeluruh, mulai dari tahap awal pekerjaan hingga proyek selesai.
“Kami akan mengawal proses pembangunan ini dari awal hingga akhir, memastikan setiap tahapan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Kerja Sama Operasional (KSO) dalam proyek ini melibatkan Koperasi Santri Nusantara dan PT Pemuter Jagat Bali Nusantara. Program ini diharapkan dapat menunjang peningkatan layanan gizi bagi para santri serta mendukung program nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia.
LIN menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara independen dan profesional, guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik (good governance).
Pembangunan dapur santri tersebut ditargetkan selesai sesuai jadwal agar dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung operasional program makan bergizi di lingkungan pesantren.













